Di pagi hari, memulai dengan lembar kertas kosong bisa terasa seperti undangan untuk hadir. Ritual menggambar pagi bukan tentang membuat karya sempurna, melainkan memberi ruang untuk menghadapi hari dengan suasana tenang.

Persiapkan ruang singkat: secangkir minuman hangat, alat gambar favorit, dan cahaya lembut dari jendela. Batasi gangguan—matikan notifikasi atau letakkan ponsel di tempat lain agar fokus tetap pada proses.

Mulailah dengan latihan singkat selama 10–20 menit; gunakan bentuk sederhana, goresan bebas, atau permainan tekstur. Tujuannya adalah membangun ritme dan menikmati proses, bukan mengejar hasil yang sempurna.

Jika merasa buntu, ulangi gerakan yang sama atau pilih objek kecil untuk diteliti—misalnya daun, cangkir, atau sudut jendela. Pilihan ini membantu mempertahankan perhatian tanpa memberi tekanan berlebihan.

Rutin yang konsisten, meski singkat, membantu menciptakan nuansa keseharian yang lebih lembut. Catat satu kata atau perasaan setelah menggambar untuk menandai perubahan suasana pagi.

Akhiri sesi dengan menyimpan alat secara rapi agar ruang tetap mengundang saat pagi berikutnya. Ritual sederhana ini merayakan kehadiran dan kenyamanan dalam rutinitas harian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *